Usaha Jasa Kecantikan Tak Pernah Sepi Pelanggan

Usaha Jasa Kecantikan Tak Pernah Sepi Pelanggan

 Usaha Jasa Kecantikan seperti, salon, salon muslimah, spa, salon muslimah dan spa, dan klinik kecantikan tidak pernah sepi pelanggan.

Besarnya animo wanita untuk tampil cantik, menjadi magnet kuat yang menarik wanita mendatangi salon, salon muslimah, spa hingga klinik kecantikan. Hebatnya lagi, meski pelaku usahanya terus bertambah, pasarnya ppun tak pernah surut, bahkan berkembang hingga pelosok daerah. Dan bila Anda tidak memiliki keahlian di bidang kecantikan, dan ingin terjun pada usaha ini pun, kini Anda tinggal membeli sistem waralaba yang ditawarkan oleh berbagai Pewaralaba (pemilik merek) di bidang jasa kecantikan.

Wanita mana yang tak ingin tampil cantik ? Hal ini pula yang menarik banyak pelaku usaha menawarkan berbagai perawatan kecantikan mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Menariknya, kini jenis perawatan yang ditawarkan semakin variatif, yakni mulai dari rambut, wajah, pelangsingan tubuh, kuku hingga perawatan organ intim wanita yang semakin diminati. Tak pelak usaha di bidang kecantikan menjanjikan untuk dijalankan.

Menurut beberapa pengamat waralaba salon muslimah,  bisnis salon muslimah bisa disebut usaha yang tahan banting, dan diprediksi akan terus meningkat ke depannya baik dari jumlah pelaku usahanya maupun pasarnya.

 

Usaha Jasa Kecantikan yang Tradisional Lebih Diminati.

Semakin banyak pelaku usaha di bidang kecantikan, tentu semakin banyak pula jenis perawatan yang ditawarkan. Mulai dari pemutihan tubuh, menghilangkan jerawat, pengencangan wajah, pengencangan payudara, pelangsingan, dan menghilangkan kerutan hingga merambah organ intim wanita pun tersedia. Namun menurut beberapa pengamat waralaba dan owner salon muslimah, tren bisnis kecantikan yang akan marak ke depannya adalah yang menawarkan solusi berbagai perawatan dari ujung rambut hingga ujung kaki secara tradisional melalui pijat, lulur, totok, dan sebagainya.

Selain makin banyak pilihan perawatan, jumlah pelaku usaha yang semakin bertambah juga meningkatkan persaingan di industri ini. Kunci utama usaha jasa khususnya kecantikan terletak pada pelayanan dan perawatan yang diberikan, semakin baik servis yang diberikan, tentu akan semakin baik pula perkembangan usaha yang dijalankan. Hal ini diperlukan untuk melakukan branding pada usaha yang baru berjalan. Karena mau tidak mau, masyarakat mulai pintar dan biasanya brand ternama dan memiliki brand image yang kuat akan lebih dipilih konsumen.

Agar bisa bertahan tentu kualitas harus terus ditingkatkan, salah satunya dengan penggunaan obat atau bahan yang berkhasiat yang telah lulus uji laboratotium dan aman digunakan dan berikan diferensiasi (pembeda) dan lakukan inovasi dalam pengembangan produk dan jasa yang ditawarkan untuk menarik minat konsumen. Memahami kebutuhan konsumen dan mampu mengikuti tren yang ada, tentu akan berdampak baik pada uaha yang dijalankan.

 

Investasi dan Balik Modal Usaha Jasa Kecantikan.

Besar kecilnya investasi yang ditanamkan dalam bisnis kecantikan tergantung dari sasaran yang dituju. Beberapa salon atau salon muslimah menawarkan investasi yang mencapai ratusan juta. Namun ada juga yang mematok investasi lebih murah di bawah seratus juta seperti tawaran dari Zaza Salon Muslimah yang hanya menawarkan investasi Rp 90-an juta untuk menjadi Terwaralabanya (pembeli merek usaha waralaba/Mitra). Yang dibayarkan Mitra pada zaza sal;on muslimah hanya sekitar Rp 37.5 juta untuk menggunakan merek, SOP (standard operating procedure), marketing plan, administrasi dan keuangan. Sedangkan peralatan, furnitur dan tempat Mitra yang siapkan, seperti yang dijelaskan oleh owner zaza salon muslimah.

Yang menarik, besarnya keuntungan yang bisa diraih Terwaralaba di bisnis kecantikan salon muslimah ini sangatlah menggiurkan. Dari beberapa profil yang diwawancarai tabloid tentang Waralaba, Pewaralaba menjanjikan Mitra bisa untung minimal 42% dari omzet tiap bulannya.

Menurut hitung-hitungan Pewaralaba (pemilik merek usaha waralaba), jumlah investasi yang dibayarkan Terwaralaba (Mitra) bisa kembali dalam jangka waktu 1-2 tahun.

 

Disadur dari Peluang Franchise Waralaba dan berbagai sumber.

shareseriale online

Tags: , , , , , , , , , ,